na HATDB2202201400003 20140222084929.257 250407s2005||||jki| g | 000 0 ind 013-220214000360 979-592-309-9 SBPKHAT [22] 297.44 297.44 SUL k Sulthan, Shalahuddin Keistimewaan wanita atas pria dalam masalah waris & nafkah / penulis, Shalahuddin Sulthan; penerjemah, H. Ahrul Tsani Fathurrahman; editor, Muslich Taman Jakarta : Pustaka Al-Kautsar, 2005 xx, 130 hlm.; 20 cm. Bibliografi : hlm.127-130 Wanita hanya diberi separo dari waris yang diterima laki-laki bukan berarti Islam diskriminatif terhadap wanita, tetapi justru wanitalah yang bagiannya lebih banyak, yakni selama wanita belum bersuami tetap mendapatkan nafkah sementara laki-laki berlaku hingga usia baligh dan mampu berusaha sendiri. Oleh karena itu, dalam pembagian waris laki-laki mendapat satu bagian karena laki-laki bertanggungjawab atas keluarganya, sedangkan wanita sebaliknya Waris dan pewaris (Hukum Islam) SBPKHAT Ahrul Tsani Fathurrahman, Haji Muslich Taman