01681 2200361 4500001002100000005001500021035002000036245007100056250002000127300004600147700003000193264003300223336002100256337003000277338002300307082002500330084002500355020002200380650003300402650005800435505060800493007000301101008004101104040002201145850001201167041000801179990002201187990002201209990002201231990002201253990002201275990002201297INLIS00000000053820820190722092746 a0010-07190001901 aKami Tidak Lupa Indonesia / Kompasiana ; Penyunting, Ryan Sugiarto aCetakan Pertama axxii, 242 halaman :bilustrasi ;c20,5 cm0 aRyan SugiartoePenyunting aYogyakarta :bBentang,c2014 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume 2[23]a303.482 095 98 a303.482 095 98 KAM - a978-602-291-004-6 aNasionalisme dan globalisasi aOrang Indonesia--xKehidupan sosial dan adat istiadat a2,5 juta warga Indonesia bermukim di Malaysia. Mayoritas dari mereka adalah para pekerja, mencari kehidupan lebih baik di negeri seberang. Beberapa lagi adalah para pelajar (mahasiswa). Mereka semua adalah perantau atau dalam bahasa sekarang disebut diaspora. Diaspora Indonesia.Banyak cerita tentang diaspora Indonesia, khususnya mereka yang menjadi pekerja. Baik pekerja di sebuah perusahaan ataupun pembantu rumah tangga (PRT). Terutama, kisah tentang PRT ini seringkali tersiar di surat kabar ataupun televisi. Tak lain berita mereka yang mengalami masalah atau membuat masalah di tempatnya bekerja.ta190722t yoia g ind  aSBPKHATbinderda aSBPKHAT aind a2248/B1/PPBH/2016 a2249/B2/PPBH/2016 a2250/B3/PPBH/2016 a2248/B1/PPBH/2016 a2249/B2/PPBH/2016 a2250/B3/PPBH/2016