02678 2200409 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059040002000100245012700120300004700247504003000294020002200324041000800346082001600354084001600370264003100386264002900417336002100446337003000467338002300497520137500520600008801895650001801983700003202001700003602033700002502069700002802094850001202122990002202134990002202156990002302178990002202201990002202223990002302245INLIS00000000053876020190828111833 a0010-0819000259ta190828t jkia d dind  aSBPKHATIndrda aImam Syafii :bsang penegak /cilustrator, Irfan Mahardika; editor, Andriansyah Syihabuddin, Hijrah Ahmad, Adhika Prasetya a106 halaman :bIlustrasi berwarna ;c21 cm aBibliografi : halaman 105 a978-602-0935-53-9 aInd 2[23]a741.5 a741.5 IRF i aJakarta :bErlangga,c2017 a©2017 Erlangga, Jakarta 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aSiapa yang tak kenal Imam Syafi’i? Ia adalah salah seorang pendiri mazhab terbesar Ahlus Sunnah Wal-Jamaah (Sunni) yang dianut oleh mayoritas muslim di dunia. Ia dikenal sebagai orang yang menghidupkan kembali kecintaan umat kepada hadis-hadis Nabi sebagai sumber rujukan dalam berijtihad, selain kepada Al-Qur’an, di masa ketika mazhab Mu’tazilah yang lebih mengedepankan akal (ra’yu) menjadi resmi mazhab pemerintah (kekhalifahan). Lantaran hal ini, ia dijuluki sebagai seorang penegak sunnah (hadis). Salah satu ujaran darinya yang terkenal adalah: ”Jika fatwa-fatwaku tidak bersesuaian dengan kandungan Al-Qur’an dan hadis, maka tinggalkanlah.” Imam Syafi’i juga menjadi istimewa karena dianggap sebagai pionir dan peletak dasar ilmu ushul fikih, yaitu ilmu hukum dalam Islam yang mempelajari kaidah, teori, dan sumber hukum secara terperinci dalam rangka menghasilkan hukum Islam yang diambil dari sumber-sumber tersebut.“IMAM SYAFI’I” Sang Penegak Sunah disajikan dalam bentuk komik agar meringankan beban dalam memahami cerita tanpa mengurangi substansi. Komik ini merekam riwayat hidup Imam Syafi’i dan pengembaraannya dalam menuntut dan menyebarkan ilmu agama Islam. Diceritakan pula bagaimana ia menjalani hidup di Madinah, Baghdad, juga Mesir saat berhubungan dengan komunitas pelajar dan guru dalam menjawab masalah-masalah keislaman. 4aAbu Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi'i al-Muththalibi al-Qurasyi (Imam Syafii) 4aKomik, Bacaan0 aIrfan MahardikaeIlustrator0 aAndriansyah Syihabuddineeditor0 aHijrah Ahmadeeditor0 aAdhika Prasetyaeeditor aSBPKHAT a2308/B1/PPBH/2017 a2309/B2/PPBH/2017 a2310/B13/PPBH/2017 a2308/B1/PPBH/2017 a2309/B2/PPBH/2017 a2310/B13/PPBH/2017