01665 2200385 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059040001200100043000800112100002700120245006200147250002000209300003800229504003700267020001500304041000800319082002300327084002300350090002300373264004700396336002100443337003000464338002300494520058200517600001501099600003501114600002501149850001201174990002301186990002401209990002301233990002301256INLIS00000000053918420210610022324 a0010-1019000031ta191003 g 0 ind  aSBPKHAT aaio aA. Pambudi - Pengarang aSupersemar Palsu :bKesaksian Tiga Jenderal /cA. Pambudi aCetakan Pertama a320 halaman :bIlustrasi ;c19 cm aBibliografi : halaman. 318 - 320 a9792221379 aind aKH 959.803 6 PAM s aKH 959.803 6 PAM s aKH 959.803 6 PAM s aJakarta :bPenerbit Media Pressindo,c2006 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraVolume aNaskah asli Supersemar masih menjadi misteri. Tak jelas, siapa yang menyimpannya. Namun, di masyarakat telah beredar berbagai versi mengenai Surat Perintah yang membawa Soeharto ke tampuk kekuasaan pemerintahan itu. Buku ini mengungkapkan setidaknya ada tiga versi naskah asli Supersemar. Versi-versi yang berbeda tersebut justru dikeluarkan oleh institusi atau individu yang dianggap paling kompeten; yaitu Setneg dan pelaku sejarahnya sendiri. Mengapa ada versi yang berbeda-beda? Dengan kata lain, mengapa harus ada "Supersemar Palsu"? Apakah ada bagian yang ditutup-tutupi? 4aSupersemar 4aSejarah Indonesia, 1960 - 1966 4aSukarno, 1901 - 1970 aSBPKHAT a01208/B1/PPBH/2018 a00265/BH1/PPBH/2015 a01210/B3/PPBH/2018 a1779/BK1/PPBH/2022