02531 2200409 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059040002000100043001200120100006500132245017700197250001500374300002800389504003400417020002200451041000800473082001700481084001700498264004200515336002100557337002100578338003200599520121300631600003401844650002101878650002901899650002601928700002901954700003001983850001202013990002402025990002402049990002402073990002402097INLIS00000000053967020200121013548 a0010-0120000212ta200121t yoi g ind  aSBPKHATindrda aa-io--- aAkhmad Fauzi AseriePengarangeAkhmad Fauzi AseriePengarang1 aRadikalisme Islam :bDi kalangan Mahasiswa perguruan tinggi Negeri di Banjarmasin /cProf. Dr. H. Akhmad Fauzi Aseri, MA., ; Drs. Bayani Dahlan, M.Ag., ; Mariatul Asiah, MA acetakan II ax, 106 halaman ;c23 cm aBibliografi : halaman 103-105 a978-602-0828-49-7 aind 2[23]a297.96 a297.96 AKH r aYogyakarta :bAswaja pressindo,c2017 2rdacontentateks 2rdamediaavolume 2rdacarrieratanpa perantara aPandangan tentang radikalisme Islam di kalangan mahasiswa perguruan tinggi negeri di Banjarmasin baik di IAIN, Unlam maupun Politeknik Banjarmasin umumnya mempunyai pemikiran yang lebih terbuka dalam memandang hubungan agama dan negara. Sistem demokrasi dan Pancasila menurut sebagian besar mahasiswa yang sampai saat ini menjadi pilihan dasar negara masih sangat relevan untuk konteks Indonesia yang sangat majemuk. Oleh karena itu penegakan syariat Islam bukanlah jawaban atas persoalan yang terjadi dinegeri ini. Menyikapi adanya aksi-aksi kelompok organisasi tertentu yang menyerukan penegakan syariat Islam, mahasiswa di tiga perguruan tinggi negeri tersebut tidak setuju.Tetapi sebagai negara demokrasi, maka pilihan untuk memperjuangkan hal tersebut adalah hak semua warga negara. Pandangan mahasiswa tersebut selaras dengan kebijakan yang dikeluarkan pihak Rektorat untuk menjaga suasana kampus agar tetap kondusif. Namun sebagian mahasiswa juga ada yang mendukung penegakan syariat Islam untuk diformalkan dalam sistem bernegara.Walaupun demikian pemikiran radikalisme di kalangan mahasiswa pada tiga perguruan tinggi negeri Banjarmasin tersebut masih sebatas wacana, belum sampai pada tahapan aksi. aAkhmad Fauzi AseriePengarang 4aIslam--xPolitik 4aIslam--xAspek Keagamaan 4aPikiran dan pemikiran0 aBayani DahlanePengarang0 aMariatul AsiahePengarang aSBPKHAT a17597/BU1/PPBH/2019 a17598/BU2/PPBH/2019 a17599/BU3/PPBH/2019 a17600/BU4/PPBH/2019