01920 2200361 4500001002100000005001500021035002000036006001800056007000300074008003900077040002200116100003900138245011400177250001400291300003800305504002500343020002200368041000800390082002100398084002100419264002900440336002100469337003000490338002300520520082600543650003101369650004901400700002801449850001201477990002301489990002301512990002301535INLIS00000000090375820200212015305 a0010-0220000135aa g b 001 0ta190321t2012 jbia g b 001 0 ind aSBPKHATbinderda0 aMaman S. Mahayana - 1957 (penulis)10aPengarang tidak mati :bperanan dan kiprah pengarang Indonesia /cMaman S. Mahayana ; editor, Mathori A. Elwa aCetakan I a352 halaman :bilustrasi ;c24 cm aTermasuk bibliografi a978-602-8394-67-3 aind042[23]a899.221 09 a899.221 09 MAM p 1aBandung :bNuansa,c2012 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aMenikmati buku ini, para pembaca diantarkan pada sebuah gulungan pita sejarah tentang perjalanan sastra Indonesia sejak awal hingga situasi kekinian. Mulai "Tradisi Pengarang dan Intelektual", "Pengarang dan Dunia Teks", serta "Gerakan Sastrawan Indonesia". Masalah angkatan sastra Indonesia yang tak pernah tuntas sebagai kandungan buku pelajaran bahasa dan sastra Indonesia di segala jenjang kembali dipertanyakan.Tradisi kepengarangan Indonesia mempunyai karakteristik tersendiri. Di sana bersemayam problem lokalitas dan keberagaman kultur etnik. Dengan pemetaan yang bagus, buku ini sangat baik digunakan sebagai pintu masuk memahami keragaman tradisi literatur nasional. Dengan membaca buku ini guru, siswa, dan pecinta kesusastraan akan memahami peta kesusastraan nasional disertai pengayaan literatur kepenulisan. 4aKepengarangan--zIndonesia 4aKesusastraan Indonesia--xSejarah dan kritik0 aMathori A. Elwaeeditor aSBPKHAT a4073/BH3/PPBH/2019 a4071/BH1/PPBH/2019 a4072/BH2/PPBH/2019