02065 2200373 4500001002100000005001500021035002000036006001800056007000300074008003900077040002200116100003100138245013400169300006200303504003400365020002200399041000800421082001600429084001600445264002900461264002100490336002100511337003000532338002300562520092500585650002601510650002001536700002601556700002801582850001201610990002301622990002301645990002301668INLIS00000000090584720201005030918 a0010-0220000447aa g b 000 0ta200221t2018 jbia g b 000 0 ind aSBPKHATbinderda0 aRyan Yudistiro (pengarang)10a101 pertanyaan dan jawaban seputar terapi radiotiroablasi :bdari pasien untuk pasien /cRyan Yudistiro, Ivana Dewi, Febby Hutomo avii, 120 halaman, 19 tidak bernomor :bilustrasi ;c22 cm aBibliografi : halaman 107-108 a978-602-6469-64-9 aind042[23]a610.2 a610.2 RYA s 1aBogor :bIn Media,c2018 4c©2018 penulis 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aTeknologi kedokteran nuklir sebenarnya sudah lama digunakan baik untuk diagnosis maupun pengobatan, namun hingga saat ini belum banyak diketahui dan dipahami dengan benar. Pengetahuan dan pemahaman yang kurang ini sering menimbulkan salah persepsi, sehingga banyak yang menolak teknologi kedokteran nuklir ini tidak hanyak dikalangan masyarakat awam, tapu juga tenaga kesehatan, bahkan dokter sekalipun. Ketakutan akan bahaya radiasi merupakan faktor utama penolakan tersebut. Buku ini disusun dengan sangat baik oleh pakar-pakar muda kedokteran nuklir berdasarkan bukti ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Bahasa yang digunakan cukup mudah untuk dipahami. Masyarakat awam, pasien dan dokter serta tenaga kesehatan lainnya dapat mengetahui dan memahami pemanfaatan bahan radioaktif khususnya untuk pengobatan pada penyakit hipertiroid atau kanker tiroid yang dikenal sebagai radiotiroablasi dengan membaca buku ini. 4aKedokteran, Teknologi 4aKelenjar tiroid0 aIvana Dewiepengarang0 aFebby Hutomoepengarang aSBPKHAT a7113/BH1/PPBH/2019 a7114/BH2/PPBH/2019 a7115/BH3/PPBH/2019