01727 2200373 4500001002100000005001500021006001800036007000300054008003900057020002200096035002000118040002200138041000800160043001200168082002100180084002100201100003200222245008900254264003600343264004100379300002500420336002100445337003000466338002300496504003400519520065800553650001501211650001801226700002801244850001201272990002301284990002301307990002301330INLIS00000000090604520200227111625a g b 000 0ta200227t2011 jti g b 000 0 ind a978-602-8512-64-0 a0010-0220000649 aSBPKHATbinderda aind aa-io---042[23]a297.412 23 a297.412 23 BUD p0 aBudiman Mustofa (pengarang)10aPanduan praktis shalat tahajud /cBudiman Mustofa, Lc.; penyunting, E.Z. Zachi, S.S. 0aSolo :bZiyad Visi Media,c2011 1aSolo, Jajar Laweyan :bShahih,c2011 a135 halaman ;c14 cm 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aBibliografi : halaman 134-135 aShalat Tahajud (Qiyamul Lail) adalah ahalat sunnah yang dilakukan seseorang setelah ia bangun dari tidurnya di malam hari, meskipun tidurnya hanya sebentar. Shalat ini sangat ditekankan untuk dilakukan pada sepertiga malam yang terakhir, karena pada saat itulah waktu mustajab dikabulkannya doa. Keutamaan shalat Tahajud tersebut pelaksanaanya dapat dipelajari melalui Panduan Praktis shalat Tahajud mulai dari bangun tidur, proses pelaksanaan shalat, doa-doa apa yang kita pinta saat usai Tahajud, hingga strategi agar mudah melaksanakan Tahajud. Melalui shalat Tahajud kehidupan kita dapat terasa lebih tentram, bahagia dan jauh dari perasaan gelisah. 4aSalat lail 4aSalat tahajud1 aZachi, E.Z.epenyunting aSBPKHAT a8103/BH1/PPBH/2019 a8104/BH2/PPBH/2019 a8105/BH3/PPBH/2019