<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000957178</controlfield>
  <controlfield tag="005">20200902101210</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0920000006</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="006">aa   g b    000 0</controlfield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">200901t2015    jkia   g b          ind  </controlfield>
  <datafield tag="040" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SBPKHAT</subfield>
   <subfield code="b">ind</subfield>
   <subfield code="e">rda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Fahmi Basya</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
   <subfield code="a">Jelajah Indonesia negeri saba' /</subfield>
   <subfield code="c">Fahmi Basya</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan 1, 2015</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Ivii, 250 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">ilustrasi berwarna ;</subfield>
   <subfield code="c">25 cm +</subfield>
   <subfield code="e">CD</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-1139-74-5</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">ind</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="2">[23]</subfield>
   <subfield code="a">959.8</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">959.8 FAH j</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2="1">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Zahira,</subfield>
   <subfield code="c">2015</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">Teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">citra bergerak dua dimensi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">Tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">video</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">Volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">cakram video</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1="3" ind2=" ">
   <subfield code="a">Cerita tentang sebuah negeri yang dilanda oleh banjir global itu tidak hanya dialami oleh Bangsa Atlantis, tapi juga dialami oleh sebuah negeri yang disebut dengan Negeri Saba seperti yang dinyatakan oleh data Al-Quran Surat Saba (34) ayat 16: Maka mereka berpaling, maka kami kirim atas mereka banjir besar. Dan kami tukar bagi mereka dengan dua hutan mereka, dua hutan yang mempunyai rasa buah yang pahit, dan Pinus. Dan sesuatu dari (yang disebut) Sidrin Qolil. (34.16) Cerita tentang banjir besar itu ternyata telah menjadi legenda di seluruh suku-suku yang ada di sekitar Asia Tenggara, termasuk di Nusantara dari Aceh hingga Papua.Untuk itu, hampir semua rumah-rumah kuno yang sering disebut dengan rumah adat itu selalu memiliki desain yang mirip yaitu rumah panggung yang bertujuan untuk menghindari diri dari sapuan banjir walaupun suku-suku ini hidup di daerah pegunungan sekalipun.Sebuah penelitian Sains yang berdasarkan pada data-data Al-Quran dan Fakta-Fakta Ilmiah yang dilakukan oleh KH. Fahmi Basya (Pakar Sains Quran In donesia) selama 33 tahun ternyata mampu menjawab misteri tersebut dan mampu menghubungkan benang merah dari misteri masa lalu Dunia dan Nusantara ini.Mengungkap 40 fakta-fakta eksak tentang lokasi Negeri Saba dan jejak-jejak Nabi Sulaiman di Nusantara serta bantahan terhadap teori yang mengatakan bahwa Negeri Saba itu berada di Yaman. Semuanya dipaparkan dengan sangat komprehensif di buku Borobudur &amp; Peninggalan Nabi Sulaiman dan temuan-temuan lanjutannya dipaparkan dengan sangat rinci dan meyakinkan pada buku Indonesia Negeri SabaÃ¢ ini.Setelah mengetahui semua ini, maka pada data Al-Quran Surat Saba ayat 14, seolah Allah SWT ingin berwasiat langsung kepada seluruh anak-anak bangsa ini bahwa: Negeri mu adalah Negeri yang Baldatun Toyyibatun,Negeri Surga, Negeri Gemah Ripah Loh Jinawi Maka jadilah orang-orang yang bersyukur.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Sejarah kuno</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Negeri Saba</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Sejarah--</subfield>
   <subfield code="x">Sumber</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="651" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Indonesia--</subfield>
   <subfield code="x">Kebudayaan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="850" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SBPKHAT</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">10103/BH3/PPBH/2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">10101/BH1/PPBH/2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">10102/BH2/PPBH/2019</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
