02138 2200373 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059040002200100100007500122245012900197250002900326300004300355020002200398041001300420082001700433084001700450264004100467336002100508337003000529338002300559500003400582520093900616520003501555650003501590650001401625650002101639850001201660990002301672990002301695990002301718990002301741INLIS00000000095776020201020114630 a0010-1020000276ta201020r 2020jki g ind  aSBPKHATbinderda3 aNasution, Syukri AlbaniePengarangeNasution, Syukri AlbaniePengarang1 aHukum perkawinan muslim :bantara fiqih munakahat dan teori neo-receptie in comlexu /cDr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A acetakan ke-1, Maret 2020 axii, 330 halaman :bilustrasi ;c23 cm a978-623-218-409-1 aind, ara 2[23]a297.43 a297.43 NAS h aJakarta :bPrenadamedia Group,c2020 2rdacontentatext 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume atetang penulis : halaman. 329 aBuku ini menjelasakan tentang hukum perkawinan masyarakat Muslim Mandailing Natal. Bicara tentang perkawinan adat Mandailing Natal selalu menarik dibahas dikarenakan adat masyarakat Mandailing Natal sangat unik dan masyarakatnya sangat kuat terhadap hukum adatnya. Pada dasarnya, masyarakat Muslim Mandailing Natal sangat paham terhadap hukum Islam yang berlaku. Khususnya tentang perkawinan. Permasalahan perkawinan dalam masyarakat Muslim Mandailing yang sering muncul tentang perjodohan, mahar, kawin malangkahi, keperawanan sebagai kafaah, sikap terhadap harta peninggalan (harta bersama), dan hak asuh anak. Di dalam buku ini penulis sudah menjelaskan tentang permasalahan perkawinan adat masyarakat Mandailing Natal dan penulis sudah menganalisisnya dari hukum Islam. Dan penulis berharap jika ada persoalan tentang perkawinan di masyarakat Mandailing Natal, buku ini bisa jadi rujukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. abibliografi : halaman. 191-201 4aHukum pernikahan menurut islam 4amunakahat 4ahukum perkawinan aSBPKHAT a0918/BU1/PPBH/2020 a0919/BU2/PPBH/2020 a0920/BU3/PPBH/2020 a0921/BU4/PPBH/2020