<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000001009404</controlfield>
  <controlfield tag="005">20201108011406</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1120000384</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="006">aa   g      001 0</controlfield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">201108t2017    jkia   g      001 0 ind</controlfield>
  <datafield tag="040" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SBPKHAT</subfield>
   <subfield code="b">ind</subfield>
   <subfield code="e">rda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="043" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">a-io---</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Bartels, Dieter</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
   <subfield code="a">Di bawah naungan gunung Nunusaku :</subfield>
   <subfield code="b">Muslim-Kristen hidup berdampingan di Maluku Tengah /</subfield>
   <subfield code="c">Prof. Dr. Dieter Bartels ; penerjemah, Frans Rijoly ; penyunting, Andya Primanda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan pertama</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jilid 2 :</subfield>
   <subfield code="b">ilustrasi ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Termasuk bibliografi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="505" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Jilid II : Sejarah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-424-151-3 (Jilid 2)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">eng</subfield>
   <subfield code="h">ind</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1="0" ind2="4">
   <subfield code="2">[23]</subfield>
   <subfield code="a">915.985 223</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">915.985 223 BAR d</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2="1">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">KPG (Kepustakaan Populer Gramedia),</subfield>
   <subfield code="c">2017</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Dieter Bartels</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Indeks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yang diterima : jilid II</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Judul asli : In the shadow of Mount Nunusaku : a sosio-cultural history of the Central Moluccas</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Teks dalam bahasa Indonesia, diterjemahkan dari bahasa Inggris</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Buku ini terdiri dari dua jilid. Jilid pertama membahas hal-hal yang berisi kebudayaan di Maluku Tengah, sedang jilid kedua berisi tentang sejarah Maluku, khususnya Maluku Tengah. Jilid I, Tulisan-tulisan Bartels memberi perspektif yang utuh untuk memahami sistem dan nilai-nilai adat-istiadat di Maluku dalam relasinya dengan dinamika keberagamaan masyarakat. Dia menuntun kita untuk meyakini bahwa sistem kearifan lokal menyediakan berbagai instrumen rekonsiliatif yang dapat digunakan untuk membangun perdamaian di Maluku. Isinya sangat kaya dan luas bagi siapa pun yang mencoba menelusuri interaksi antara adat dan agama di Maluku (terutama Maluku Tengah) serta korelasinya dengan konflik dan perdamaian. Jili II, orang-orang Maluku telah hidup selama berabad-abad dalam suatu harmoni sosial dan religius. Namun sesudah kekuatan asing masuk ke Kepulauan Rempah-rempah â??demi sejumput cengkeh dan sekarung palaâ?, mereka pun menyesuaikan diri dengan kolonialisme Belanda. Orang-orang Muslim mulai limun dan orang-orang Kristen memanfaatkan peluang ekonomi dengan mengabdi sebagai tentara Belanda, penjajah yang telah menyatukan Nusantara sebagai satu negara.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Buku ini memberi perspektif yang utuh untuk memahami sistem dan nilai-nilai adat di Maluku dalam relasinya dengan dinamika keberagamaan masyarakat. Dan menuntun kita untuk meyakini bahwa sistem kearifan lokal menyediakan berbagai instrumen rekonsiliatif yang dapat digunakan untuk membangun perdamaian di Maluku (terutama Maluku Tengah). Kesetiaan kepada agama masing-masing tidak perlu membuat kita menjadi musuh akibat salah tafsir terhadap ajaran agama-agama tersebut. Ajaran agama perlu dibaca secara baru dengan menggunakan perspektif budaya yang menekankan persaudaraan, sehingga nilai-nilai agama yang mengusung kesetaraan dan pro-hidup lebih ditonjolkan daripada nilai-nilai yang memisahkan karena perbedaan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="651" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Maluku--</subfield>
   <subfield code="x">Kebudayaan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="651" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Maluku--</subfield>
   <subfield code="x">Kehidupan sosial dan adat istiadat</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="651" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Maluku--</subfield>
   <subfield code="x">Kehidupan beragama</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="651" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Maluku--</subfield>
   <subfield code="x">Sejarah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Frans Rijoly</subfield>
   <subfield code="e">penerjemah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Andya Primanda</subfield>
   <subfield code="e">penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="740" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">In the shadow of Mount Nunusaku : a sosio-cultural history of the Central Moluccas</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="850" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SBPKHAT</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">26371/BH1/PPBH/2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">26372/BH2/PPBH/2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">26373/BH3/PPBH/2019</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
