02129 2200385 4500001002100000005001500021006001800036007000300054008003900057020001800096035002000114040002000134041001300154082001800167084001800185100009900203245010600302250003000408264003600438300003800474336002100512337003000533338002300563500006000586500006400646505082400710650002601534700002401560700002801584740004701612850001201659990002401671990002401695990002401719INLIS00000000089527720201109113344aa g 000 0ta201109s2008 yoia g 000 0 ind a979-1305-20-x a0010-1120000432 aSBPKHATIndrda1 aindhara042[23]a297.114 a297.114 NAI k1 aNaik, Zakir,d1965-dNaik, Zakir,d1965-d1965-epengarangepengarangeNaik, Zakir,epengarang10aKeajaiban Al-quran dalam telaah sains modern /cDr. Zakir Naik, dr. Gary Miller ; editor, Abdul Majid aCetakan I, September 2008 1aYogyakarta :bMedia Ilmu,c2008 a156 halaman :bilustrasi ;c20 cm 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aJudul asli : Quran and modern science and amazing Quran aTeks dalam bahasa Indonesia, diterjemahkan dari bahasa Arab aKeajaiban pertama adalah tantangan untuk mencari kesalahan dan pemalsuan dari salah satu saja ayat yang ada di Al-Quran, bahkan terdapat ayat Al-Quran yang menyatakan tantangan tersebut. "Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran? Kalau kiranya Al-Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya". Keajaiban selanjutnya adalah isi Al-Quran yang berisi mengenai detail dari suasana samudera, padahal nabi Muhammad menghabiskan seluruh hidupnya di padang pasir. Kisah ini berawal dari pedagang sekaligus pelaut dari Toronto. Keajaiban lainnya adalah Al-Quran menyatakan bahwa cahaya bulan bukanlah berasal dari bulan itu sendiri, namun hanyalah pantulan dari cahaya matahari. Padahal pada jaman dahulu sudah jamak bahwa Matahari dan Bulan mengeluarkan cahaya sendiri. 4aAl-Qur'an--xMukjizat0 aAbdul Majideeditor1 aMiller, Garyepengarang0 aQuran and modern science and amazing Quran aSBPKHAT a25357/BH1/PPBH/2019 a25358/BH2/PPBH/2019 a25359/BH3/PPBH/2019