02466 2200373 4500001002100000005001500021035002000036006001800056007000300074008003900077040002200116100009600138245005900234250002600293300002500319504003500344020002200379082001800401084001800419264003300437264002500470336002100495337003000516338002300546500006600569520131900635650001501954650001701969700002201986850001202008990002402020990002402044990002402068INLIS00000000101015520201129084812 a0010-1120001248a g b 000 0ta201120s2016 yoi g b 000 0 ind aSBPKHATbinderda0 aMasykur Arif,d1985-dMasykur Arif,d1985-d1985-epenulisepenuliseMasykur Arif,epenulis10aWali sanga /cMasykur Arif, M.Hum. ; editor, Rusdianto aCetakan Pertama, 2016 a396 halaman ;c24 cm aBibliogarafi : halaman 394-395 a978-602-391-225-4042[23]a297.721 a297.721 MAS w 1aYogyakarta :bLaksana,c2016 2aJakarta :bSuka Buku 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aDisertai poster silsilah setiap wali hingga Nabi Muhammad SAW aWali Sanga menjadi penanda dari sejarah masuknya Islam ke Pulau Jawa. Melalui tangan para Wali Sanga itulah, Islam berkembang pesat di tanah Jawa. Dipandang dari akar kata, "Wali Sanga" berarti wali yang berjumlah sembilan. Memang, ada yang mengatakan bahwa Wali Sanga merupakan nama organisasi dakwah pada masa itu, sehingga jumlahnya tidak hanya sembilang orang, melainkan lebih banyak lagi. Akan tetapi, di kalangan masyarakat umum, Wali Sanga yang populer adalah Wali Sanga yang berjumlah sembilan, yaitu Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim), Sunan Ampel (Raden Rahmat), Sunan Bonang (Maulana Makdum Ibrahim), Sunan Drajat (Raden Qosim), Sunan Giri (Raden Paku), Sunan Kalijaga (Raden Syahid), Sunan Kudus (Ja'far Shadiq), Sunan Muria (Raden Umar Said), dan Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah). Wali sembilan inilah yang oleh masyarakat disebut sebagai Wali Sanga. Buku ini merupakan hasil penelitian lengkap tentang Wali Sanga yang sembilan itu. Buku ini menyajikan sejarah asal-usul para wali sembilan tersebut dan cara-cara (metode) mereka dadlam berdakwah menyebarkan agama Islam sehinga dapat diterima oleh masyarakat Jawa tanpa pergolakan yang sengit. Juga, disertakan pula cerita-cerita rakyat tentang karamah-karamah mereka, yang tentu saja bisa menajdi hikmah penuh makna bagi kita semua saat ini. 4aWali sanga 4aDakwah Islam0 aRusdiantoeeditor aSBPKHAT a27442/BH1/PPBH/2019 a27443/BH2/PPBH/2019 a27444/BH3/PPBH/2019