01683 2200361 4500001002100000005001500021035002000036006001800056007000300074008003900077040002200116100001900138245010500157250003100262300003000293504003200323020002200355082002000377084002000397264003400417336002100451337003000472338002300502520062800525650002401153650002301177650001301200700002401213850001201237990002401249990002401273990002401297INLIS00000000101040820201206085159 a0010-1220000143a grb 000 0ta190328t yoi grb 000 0 ind aSBPKHATbinderda0 aGalang Prayogo10aKetidakseimbangan (Proporsionalitas) dalam Kontrak Perbankan /cGalang Prayogo ; editor, Shalahuddin aCetakan pertama: Juli 2018 aviii, 98 halaman ;c21 cm aBibliografi : halaman 93-96 a978-602-51552-7-7042[23]a332.175 3 a332.175 3 GAL k 1aYogyakarta :bBildung,c2018. 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume3 aSejatinya, sektor perbankan menjadi faktor yang sangat menentukan dalam proses pembangunan nasional di bidang ekonomi. Dalam kaitan ini, berdasarkan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, ditentukan bahwa perbankan Indonesia bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.Akan tetapi, bagaimana jika perbankan justru kontraproduktif terhadap tujuan pembangunan nasional yang telah ditentukan di dalam undang-undang tersebut. Jawabannya bias Anda baca ddi dalam buku ini. 4aKredit--xManajemen 4aBank dan perbankan 4aPinjaman0 aShalahuddineeditor aSBPKHAT a33820/BH1/PPBH/2019 a33821/BH2/PPBH/2019 a33822/BH3/PPBH/2019