02415 2200349 4500001002100000005001500021035002000036006001800056007000300074008004100077040002200118100010700140245006500247250002900312300004200341504003400383020002200417041001300439082001600452084001600468264003800484264001200522336002100534337003000555338002300585520134000608650003301948850001201981990002401993990002402017990002402041INLIS00000000101047020201206105354 a0010-1220000219aa g b 000 0ta201206t2015 yoia g b ind  aSBPKHATbinderda0 aTeguh SantosoepengarangeTeguh SantosoepengarangeTeguh SantosoepengarangeTeguh Santosoepengarang10aDasar-dasar morfologi bahasa Jepang /cTeguh Santoso, M.Hum. aEdisi 2, Cetakan pertama axv, 200 halaman :bilustrasi ;c23 cm aBibliografi : halaman 197-200 a978-602-72832-0-6 aindhjpn042[23]a495.6 a495.6 TEG d 1aYogyakarta :bMorfalingua,c2015. 4c© 2015 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aPelajaran bahasa Jepang bagi para tenaga pendidik dan peserta didik di bidang studi bahasa Jepang, peserta kursus, dan siapa saja yang ingin belajar bahasa Jepang dapat dipelajari melalui buku ini. Selain belajar tata bahasa bahasa Jepang, Anda diajak untuk memahami tentang salah satu makna cabang ilmu linguistik, yaitu Morfologi. Morfologi adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal. Istilah morfologi dalam bahasa Jepang disebut keitairon. Morfologi adalah ilmu yang mengkaji tentang kata dan pembentukannya. Morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata. Atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik. Selain itu, dalam buku ini juga dibahas tentang kategori verba dan nomina berdasarkan teori-teori linguistik serta menelaah hasil-hasil penelitian yang berelasi dekat dengan ilmu linguistik bahasa Jepang dan bahasa Indonesia. Dengan menyajikan buku ini, semoga pembaca akan dapat menyambut dengan positif, setidaknya dapat memperkaya khasanah kepenulisan morfologi baik bagi masyarakat akademik umumnya maupun bagi para pembaca ilmu linguistik khususnya. 4aBahasa Jepang--xTata Bahasa aSBPKHAT a26505/BH3/PPBH/2019 a26503/BH1/PPBH/2019 a26504/BH2/PPBH/2019