01930 2200373 4500001002100000005001500021035002000036006001800056007000300074008004100077040002200118100009900140245015700239250002600396300002500422504003400447020002100481082001700502084001700519264002800536264001300564336002100577337003000598338002300628520070900651650002901360650002601389700002601415700003101441850001201472990002401484990002401508990002401532INLIS00000000103920120201220083650 a0010-1220000752a| g 000 0ta201220s jki| g ind  aSBPKHATbinderda0 aAsep Rahmat,d1971-dAsep Rahmat,d1971-d1971-epengarangepengarangeAsep Rahmat,epengarang10aRahasia surah Yasin :bmemahami makna jantung Al-Quran berdasarkan tafsir klasik dan modern /cAsep Rahmat dan Dera Nugraha ; penyunting, Dien Cahaya SF aCetakan I, April 2018 a207 halaman ;c19 cm aBibliografi : halaman 205-206 a978-602-5166-0-6042[23]a297.14 a297.14 ASE r 1aJakarta :bQalam,c2018 4c©2018 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aSurah Yasin memuat tiga topik asasi: keesaan Allah Sang Pencipta dan Pemelihara alam semesta, kisah generasi terdahulu, dan beriman kepada hari kebangkitan. Dalil keesaan Allah dan kekuasaan-Nya dipapar melalui pendekatan empiris: dari keberadaan alam semesta yang mengagumkan, permulaan kehidupan di atas bumi, pergantian siang dan malam, hingga keteraturan tata surya. Sebagai pembelajaran bagi tiap generasi, surah ini merekam kisah generasi terdahulu: bangsa yang mengingkari wahyu dan risalah para rasul, hidup di jalan sesat hingga menerima bencana mengerikan. Lalu, penutup surah ke-36 ini mengungkap dahsyatnya hari akhir, gambaran hari kebangkitan, hingga kondisi para penghuni surge dan neraka. 4aAl-Qur'an--xSurat Yasin 4aAl-Qur'an--xTerjemah0 aDera Nugrahaepenulis0 aDien Cahaya SFepenyunting aSBPKHAT a18417/BH3/PPBH/2019 a18415/BH1/PPBH/2019 a18416/BH2/PPBH/2019