<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000001069278</controlfield>
  <controlfield tag="005">20210721104837</controlfield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">210714t2017    jkia   g            ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-424-394-4</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0721000973</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="040" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SBPKHAT</subfield>
   <subfield code="b">ind</subfield>
   <subfield code="e">rda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">ind</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="043" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">a-io---</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">[23]</subfield>
   <subfield code="a">338.479 1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">338.479 1 SER -</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">100 surga tersembunyi /</subfield>
   <subfield code="c">Tim penyunting, Qaris Tajudin, Arif Zulkifli, Hermien Y. Kleden, Nugroho DEwanto, Redaksi KPG</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan pertama</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">KPG (Kepustakaan Populer Gramedia),</subfield>
   <subfield code="c">2017</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">vii, 206 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Ilustrasi berwarna, foto dan peta ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="490" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Seri buku Tempo</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bagi sebagian orang, melihat matahari terbit di Gunung Bromo atau menyelam di Bunaken sudah membosankan. Sesungguhnya, Tanah Air kita menyimpan seribu nirwana tak tersentuh nun di pelosok. Cobalah tengok Taman Nasional Teluk Cenderawasih di Kwatisore, Nabire, Papua. Hiu paus (Rhincodon typus) yang hidup di sana menjadikan pemandangan alam bawah laut yang berbeda. Ikan berbobot 9 ton dan panjang 10 meter itu lebih “jinak” dibanding ikan lainnya. Dengan menyelam atau diving, kita dapat melihat hiu paus yang menyeringai sekaligus menggemaskan karena gerak pelan tubuhnya. Lain dengan bertualang menyusuri alam liar kawasan geologi karst di Gua Barat, Gombong Selatan, Kebumen, Jawa Tengah. Kekuatan fi sik dan mental diuji dalam menerobos medan belukar yang licin dan berlumpur. Sesampai di mulut Gua Barat, batuan stalagmit di lantai gua yang menyerupai singgasana raja seolah menyambut kita. Betapa ramah dan indah. Buku ini memetakan seratus destinasi pelesir “baru”. Selain gua dan diving, sepuluh kategori lain adalah pantai, gunung, danau, kampung adat, sport, sungai, hutan, sejarah, surfi ng, dan budaya. Bersiaplah mereguk pengalaman berwisata yang seru dan tak terlupakan! Kisah tentang 100 surga tersembunyi adalah jilid ketiga seri “Pesona Cerita Wisata” yang diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo November 2013. Serial ini menyuguhkan kisah perjalanan menjelajahi destinasi wisata yang unik dan jarang dikenal publik, tapi tak kalah istimewa untuk dikunjungi.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Indonesia -- Perjalanan wisata</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Industri pariwisata - Indonesia</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Arif Zulkifli</subfield>
   <subfield code="e">Penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Hermien Y. Kleden</subfield>
   <subfield code="e">Penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Nugroho Dewanto</subfield>
   <subfield code="e">Penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Qaris Tajudin</subfield>
   <subfield code="e">Penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Redaksi KPG</subfield>
   <subfield code="e">Penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="850" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SBPKHAT</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">6261BH1/PPBH/2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">6262/BH2/PPBH/2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">6263/BH3/PPBH/2019</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
