01837 2200289 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059040002000100100004700120245007700167300003800244041000800282082002000290084002300310264003900333336002100372337003000393338002300423520099000446650002001436650002801456700002801484850001201512990002301524INLIS00000000116212520220701102119 a0010-0722000006ta220701t jkia g 0 1 ind  aSBPKHATIndrda3 aMarah RusliepenuliseMarah Rusliepenulis1 aSitti Nurbaya :bkasih tak sampai /cMh. Rusli ; Ilustrator, Nasrun A.S. a292 halaman :bIlustrasi ;c21 cm aind 2[23]a899.221 3 aKH 899.221 3 MAR s aJakarta :bPN Balai Pustaka,c1979 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aSitti Nurbaya menceritakan cinta remaja antara Samsulbahri dan Sitti Nurbaya, yang hendak menjalin cinta tetapi terpisah ketika Samsu terpaksa pergi ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan. Belum lama kemudian, Nurbaya menawarkan diri untuk menikah dengan Datuk Meringgih (yang kaya tetapi kasar) sebagai cara untuk ayahnya hidup bebas dari utang; Nurbaya kemudian dibunuh oleh Meringgih. Pada akhir cerita Samsu, yang menjadi anggota tentara kolonial Belanda, membunuh Meringgih dalam suatu revolusi lalu meninggal akibat lukanya.Ditulis dalam bahasa Melayu yang baku dan termasuk teknik penceritaan tradisional seperti pantun, novel Sitti Nurbaya menyinggung tema kasih tak sampai, anti-pernikahan paksa, pengorbanan, kolonialisme, dan kemodernan. Novel yang disambut baik pada saat penerbitan pertamanya ini sampai sekarang masih dipelajari di SMA-SMA se-Nusantara. Novel ini pernah dibandingkan dengan Romeo dan Julia karya William Shakespeare serta legenda Tiongkok Sampek Engtay. 4aFiksi Indonesia 4akesusasteraan indonesia0 aNasrun A.S.eIlustrator aSBPKHAT a0111/BK1/PPBH/2022