02590 2200289 4500001002100000005001500021035002000036008004100056040002200097043001200119100004200131245010600173250003300279300003800312041000800350082001100358084002000369260003100389264003100420336002100451337003000472338002300502520170700525650003302232850001202265990002302277INLIS00000000116396220260126051227 a0010-1123000028260126 g 0 eng  aSBPKHATbinderda aa-io---0 aDe Jong, P. E. De JosselinePengarang1 aMinangkabau and Negri Sembilan : social-political structure in Indonesia /cP. E. De Josselin De Jong aTidak tereta data yang jelas a214 halaman :bIlustrasi ;c25 cm aeng a351.17 aKH 351.17 DEJ m aJakarta :bBhratara,c1960 aJakarta :bBhratara,c1960 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aBuku ini merupakan karya klasik antropologi struktural yang mengkaji secara mendalam sistem sosial dan politik masyarakat Minangkabau di Sumatra Barat serta Negeri Sembilan di Semenanjung Malaya. Melalui pendekatan perbandingan, P. E. de Josselin de Jong menelusuri akar kesamaan historis dan kultural kedua masyarakat yang ber¬asal dari tradisi Minangkabau, sekaligus menyoroti perbedaan perkembangan struktur sosial dan politiknya akibat konteks kolonial dan lingkungan sosial yang berbeda.Buku ini menguraikan secara rinci sistem kekerabatan matrilineal sebagai fondasi utama organisasi sosial, termasuk peranan suku, kaum, dan rumah gadang dalam kehidupan masyarakat. Struktur kepemimpinan adat, seperti posisi penghulu, ninik mamak, dan lembaga adat, dibahas dalam kaitannya dengan mekanisme pengambilan keputusan, distribusi kekuasaan, serta hubungan antara adat, agama, dan peme¬rin¬ta-han formal.Dalam kajiannya, penulis menampilkan bagaimana sistem adat Minangkabau ber-adap¬tasi dan mengalami transformasi ketika diterapkan di Negeri Sembilan, terutama dalam pembentukan struktur kerajaan dan institusi politik yang lebih terpusat. Perbandingan ini memperlihatkan fleksibilitas adat Minangkabau serta kemampuannya menyesuaikan diri dengan kondisi sosial-politik yang berbeda tanpa kehilangan prinsip dasarnya.Sebagai studi antropologis yang berpengaruh, buku ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tentang masyarakat matrilineal, hubungan antara adat dan ke¬kua¬sa-an politik, serta dinamika perubahan sosial di Asia Tenggara. Karya ini menjadi rujukan utama bagi peneliti antropologi, sejarah, dan studi kebudayaan yang menaruh perhatian pada Minangkabau dan Negeri Sembilan. 4aIndonesia -- Sosial Politik aSBPKHAT a0285/BK1/PPBH/2022