02003 2200373 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059040002200100043001200122100004900134245011300183250002000296300002500316504002500341020002200366041000800388082001500396084001600411264003500427336002100462337003000483338002300513500002000536520092300556521000901479650002501488650002701513700003301540850001201573990002201585990002201607INLIS00000000116597020250221085102 a0010-0225000137ta250221t2010 yoi g|| ||1 ind|  aSBPKHATbinderda aa-io-sb aIndragiri A.epenuliseIndragiri A.epenulis aKecerdasan optimal :bcara ampuh memaksimalkan kecerdasan anak /cIndragiri A.; Editor, Rose Kusumaningratri aCetakan I, 2010 a144 halaman ;c20 cm aBibliografib135-141 a978-979-25-4789-4 aInd a153.9 [23] a153.9 IND k aJogjakarta :bStarbooks,c2010 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aIndeksb143-144 aSetiap orangtua menggantungkan harapan setinggi-tingginya pada masa depan anak-anaknya. Sebab, di punggung anaklah nasib keluarga pun bangsa dipertaruhkan. Jika anak-anak dapat berkembang menjadi manusia-manusia unggul dan berkualitas, maka masa depan cerah dipastikan menjelang. Tetapi sebaliknya, apabila generasi anak hancur, entah menjadi seperti apa negeri ini. Ketika lahir, anak telah dibekali seperangkat kemampuan, bakat, dan kecerdasan. Ada baiknya, orangtua tidak hanya memikirkan kecerdasan intelektual (IQ) dengan memacu prestasi anaknya di sekolah saja. Selain kecerdasan intelektual, ada berbagai kecerdasan lain yang memengaruhi masa depan anak. Bahkan, dari hasil penelitian ditemukan bahwa kecerdasan intelektual hanya menyumbang 5-10% kesuksesan anak pada masa depannya. Hal yang terpenting adalah memaksimalkan bimbingan, keteladanan, dan Pendidikan agar kecerdasan optimal sang ank dapat tercapai. aUmum aKecerdasan dan Bakat aKecerdasan Intelektual aRose Kusumaningratrieeditor aSBPKHAT a0240/B1/PPBH/2013 a0328/B2/PPBH/2013