02559 2200373 4500001002100000005001500021007000300036008004100039020002200080035002000102040002200122041000800144043001200152082002500164084002900189100005500218245007300273250002800346264005300374300005000427336002100477337003000498338002300528504002100551520144500572521000902017650003202026650002502058650002102083850001202104990002302116990002302139990002302162INLIS00000000116645920250714081848ta250714t2019 sbia g | ||0 ind|  a978-979-8833-22-9 a0010-0725000045 aSBPKHATbinderda aInd aa-io-sb a297.6509 992244 [23] aKH 297.6509 992244 ARM b aArmaidi TanjungepenuliseArmaidi Tanjungepenulis aBerkhidmat untuk NU di ranah minang /cArmaidi Tanjung, S.Sos., M.A. aCetakan I: Oktober 2019 aKabupaten Padangpariaman :bPustaka Artaz,c2019 ax, 210 halaman :bgambar hitam putih ;c20 cm 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aBibliografib205 aKelemahan organisasi kemasyarakatan, khususnya Nahdlatul Ulama di Sumatera Barat adalah tidak adanya apara pelakunya (aktivis) yang merekam jejak pikiran, ide dan perjalanannya selama berada di organisasi tersebut dalah sebuat karya tulis semacam buku. Sehingga sulit ditemukan literatur terkait dari organisasi pada periode tertentu. Akibatnya di kemudian hari juga sulit ditemukan jejak pikiran, ide dan perjalanannya dari organisasi tersebut, termasuk tokoh-tokohnya. Ketiadaan catatan perjalanan organisasi (aktivis) tersebut ada beberapa factor penyebabnya. Pertama, keengganan untuk dituliskan apa-apa saja yang sudah dilakukan. Kedua, tidak ingin menonjolkan diri dalam berkiprah di organisasi NU. Ketiga, kemampuan menulis dari kalangan pengurus NU sendiri yang sangat rendah. Sehingga tidak ada diantara pengurus yang hendak menuliskan pengalaman, ide dan pandangannya selama berinteraksi dan berkiprah dengan NU. Keempat, kehadiran NU di Sumatera Barat tidak banyak menjadi perhatian dari kalangan akademisi, baik yang Tingkat sarjana, magister maupun doktor untuk melakukan penelitian terkait dengan NU. Buku ini menjadi Sejarah NU di Sumatera Barat yang memiliki kekhasan sendiri. Apalagi buku ini ditulis merupakan pengalaman, pengamatan, pikiran dan gagasan langsung dari penulisnya. (Prof. Dr. Asasriwarni, M.H, Rais Syuriah PW NU Sumbar (2010-2014) dan guru besar Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang). aUmum aAsosiasi Islam di Indonesia aNahdlatul Ulama (NU) aOrganisasi Islam aSBPKHAT a0304/BK1/PPBH/2025 a0305/BK2/PPBH/2025 a0306/BK3/PPBH/2025