02300 2200337 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059040002200100043001200122100002900134245006400163250003400227300002800261020002200289041000800311082000800319084001400327264004700341336002100388337003000409338002300439500005700462500003400519504003400553650002400587850001200611520131600623990002301939INLIS00000000116710220251206104056 a0010-1125000017ta251206 g 0 ind  aSBPKHATbinderda aa-io--- aSaifur RohmanePengarang1 aFilsafat dari titik nol /cDr. Saifur Rohman, M.Hum., M.Si. aCetakan pertama, Agustus 2015 ax, 280 halaman ;c21 cm a978-602-0850-22-1 aind a107 a107 SAI f aYogyakarta :bIdea Press Yogyakarta,c2015 2rdacontentatext 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraVolume aDaftar Keterangan Istilah dan Nama : halaman 227-280 aTentang penulis : halaman 281 aBibliografi : halaman 223-226 4aPendidikan Filsafat aSBPKHAT aBuku yang menyajikan upaya sistematis untuk membangun pemahaman filsafat, bersumber dari akar persoalan paling dasar—“titik nol”—yakni kondisi ketika manusia mulai mempertanyakan dirinya, realitas, dan pengetahuan tanpa prasangka mapan. Dr. Saifur Rohman menelusuri fondasi-fondasi epistemologi, ontologi, dan aksiologi dengan pendekatan kritis yang menggabungkan tradisi filsafat Barat, pemikiran Timur, serta pengalaman reflektif manusia Indonesia. Penulis mengedepankan argumen bahwa berpikir filosofis menuntut keberanian untuk kembali pada pertanyaan awal: apa makna menjadi manusia dan bagaimana cara manusia memahami dunia. Dengan menguraikan perkembangan sejarah filsafat, tokoh-tokoh kunci, serta perdebatan metodologis dalam ilmu pengetahuan dan humaniora, buku ini membantu pembaca melihat bahwa filsafat bukan sekadar wacana abstrak, melainkan alat analisis yang relevan bagi persoalan sosial, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan konseptual yang runtut, karya ini mengajak pembaca membangun sikap reflektif dan kritis dari dasar, sehingga “titik nol” menjadi simbol bagi proses pembentukan kesadaran baru. Buku ini bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, dan siapa saja yang ingin memahami filsafat secara mendasar namun tetap kontekstual dengan realitas Indonesia. a0067/BH1/PPBH/2025