01636 2200337 4500001002100000005001500021035002000036007000300056040001200059043001200071100010200083245012500185250005100310300003700361020002800398041000800426082002400434084002800458090002800486264004500514336002100559337003000580338002300610500003100633520051600664521000901180650003301189650002401222700003001246990002201276INLIS00000000116725220260728084735 a0010-0726000017ta aSBPKHAT aa-io-sb aB. Nurdin YakubcDatukcB. Nurdin YakubcDatukcDatukepenulisepenuliseB. Nurdin Yakubepenulis aSang Saputra :bhikayat lama dari Ranah Minang /cDt. B. Nurdin Yakub; Penyunting, Indramaharaja; Ilustrator, AR. Nizar aCetakan Pertama, April 2011 - Cetakan th. 2017 a47 halaman :bilustrasi ;c21 cm a[tidak teridentifikasi] aInd a398.209 598 13 [23] aKH 398.209 598 13 NUR s aKH 398.209 598 13 NUR s aBukittinggi :bKristal Multimedia,c2017 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aIstilah Minang halaman: 47 aKedatangan Sang Sapurba ke Minangkabau dengan membawa bala tentara dan persenjataan yang lengkap membuat ranah ini menjadi gempar!! Ada yang lari masuk hutan dan ada pula yang menyingkir jauh-jauh. Orang tidak kelihatan lagi di jalan-jalan, di sawah dan di ladang. Namun Suri Diraja menyikapi masalah ini dengan bijak. Untuk menghindari negeri ini dari bencana serta pertumpahan darah yang sia-sia, dan berbagai pertimbangan untuk kepentingan bersama, ia memutuskan mengambil Sang Sapurba sebagai orang semenda. aUmum aCerita Rakyat Sumatera Barat aHikayat Minangkabau aIndramaharajaePenyunting a0512/B3/PPBH/2017