
| Judul | Indonesia militan : intelek, kopetitif, regeneratif / A. Riawan Amin; Editor, M. Luthfi Hamidi |
| Pengarang | A. Riawan Amin (A. Riawan Amin) (penulis) (penulis) M. Luthfi Hamidi |
| EDISI | Cetakan Kedua, November 2008 |
| Penerbitan | Jakarta : Celestial Publising, 2008 |
| Deskripsi Fisik | x, 194 halaman :ilustrasi ;19 cm |
| ISBN | 978-979-16153-2-7 |
| Subjek | Nasionalisme Identitas Nasional Patriotisme Karakteristik Bangsa |
| Abstrak | Membawa Indonesia kea lam modern, maju, Sejahtera untuk semua rakyatnya, memang bukan hal yang mudah, tapi bukan hal mustahil. Sebagaimana dulu Ketika para pejuang mencita-citakan dan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Kunci keberhasilannya Adalah Kerjasama semua eksponen rakyatnya. Semua menyumbangkan hal terbaik yang mereka bisa. Indonesia harus MILITAN. Apakah itu rakyat biasa atau pemimpinnya, harus tahan uji. Pemimpinnya harus tahan godaan korupsi. Mereka dan rakyat yang dipimpinnya harus tahan menderita dan jauh dari hidup manja. Kembali – meminjam Soekarno – berdikari, berdiri pada kaki sendiri. Bersemangat tinggi. Berorientasi prestasi. Indonesia yang MILITAN akan timpang tanpa pengetahuan. Militansi harus diimbangi dengan penguasaan ilmu, INTELEK. Militansi yang membabi buta, ibarat pejuang dengan mata tertutup. Mudah menjadi target musuh. Sebaliknya militansi dengan dibekali intelektualitas, akan tercipta manusia-manusia Indonesia yang KOMPETITIF. Para pejuang kita yang militant dan intelek, |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Umum |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 01201500110 | KH 320.54 RIA i | Baca di tempat | UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Koleksi Referensi | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | BHATT-01150000000048 | ||
| 005 | 20260907104403 | ||
| 008 | 160921t20082008jkia###g#|########|#ind|# | ||
| 020 | $a 978-979-16153-2-7 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-011500000000048 |
| 040 | $a SBPKHAT | ||
| 041 | $a ind | ||
| 043 | $a a-io-jk | ||
| 082 | 0 | $a 320.54$2 [21] | |
| 084 | $a KH 320.54 RIA i | ||
| 100 | 0 | $a A. Riawan Amin $e penulis$e A. Riawan Amin $e penulis | |
| 245 | 0 | 0 | $a Indonesia militan : $b intelek, kopetitif, regeneratif /$c A. Riawan Amin; Editor, M. Luthfi Hamidi |
| 250 | $a Cetakan Kedua, November 2008 | ||
| 260 | $a Jakarta :$b Celestial Publising,$c 2008 | ||
| 300 | $a x, 194 halaman : $b ilustrasi ; $c 19 cm | ||
| 520 | # | # | $a Membawa Indonesia kea lam modern, maju, Sejahtera untuk semua rakyatnya, memang bukan hal yang mudah, tapi bukan hal mustahil. Sebagaimana dulu Ketika para pejuang mencita-citakan dan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Kunci keberhasilannya Adalah Kerjasama semua eksponen rakyatnya. Semua menyumbangkan hal terbaik yang mereka bisa. Indonesia harus MILITAN. Apakah itu rakyat biasa atau pemimpinnya, harus tahan uji. Pemimpinnya harus tahan godaan korupsi. Mereka dan rakyat yang dipimpinnya harus tahan menderita dan jauh dari hidup manja. Kembali – meminjam Soekarno – berdikari, berdiri pada kaki sendiri. Bersemangat tinggi. Berorientasi prestasi. Indonesia yang MILITAN akan timpang tanpa pengetahuan. Militansi harus diimbangi dengan penguasaan ilmu, INTELEK. Militansi yang membabi buta, ibarat pejuang dengan mata tertutup. Mudah menjadi target musuh. Sebaliknya militansi dengan dibekali intelektualitas, akan tercipta manusia-manusia Indonesia yang KOMPETITIF. Para pejuang kita yang militant dan intelek, membuktikan mereka bisa berkompetisi baik dalam laga peperangan maupun ruang diplomasi. Indonesia yang MIKR (Militan, Intelek, Kompetitif, dan Regeneratif) adalah komunitas Indonesia baru yang bakal menjadi formula solid bagi kejayaan bangsa. |
| 521 | # | # | $a Umum |
| 650 | # | # | $a Identitas Nasional |
| 650 | # | # | $a Karakteristik Bangsa |
| 650 | 0 | $a Nasionalisme | |
| 650 | # | # | $a Patriotisme |
| 700 | 0 | $a M. Luthfi Hamidi$g editor | |
| 850 | $a SBPKHAT | ||
| 990 | # | # | $a 1986/PPBH/2010 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :