Cite This        Tampung        Export Record
Judul 17 fakta mencengangkan di balik kemerdekaan Indonesia / Hendri F. Isnaeni ; penyunting, Ridoni Daniel Bukit
Pengarang Hendri F. Isnaeni
Ridoni Daniel Bukit
EDISI Cetakan pertama
Penerbitan Jakarta : Change Publisher, 2013
Deskripsi Fisik viii, 270 halaman :ilustrasi : foto ;22.5 cm
Konten Teks
Media Tanpa perantara
Penyimpan Media Volume
ISBN 9786021258231
Abstrak Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 bisa jadi jalan tengah dari tarik-menarik keinginan antara kaum muda dan Sukarno-Hatta. Kaum muda, yang lebih dulu mengetahui kekalahan Jepang, mendesak Sukamo-Hatta; segera menyatakan kemerdekaan "hari ini juga" (15 atau 16 Agustus 1545). Sementara Sukarno-Hatta ingin proklamasi kemerdekaan melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Tarik-menarik keinginan itu tidak hanya mendorong para pemuda menculik Sukarno-Hatta ke Rengasdengklok. Tetapi, membuat para pemuda bertindak , lebih jauh lagi. Sementara Sukarno-Hatta "ditawan", para pemuda meminta camat Rengasdengklok memproklamasikan S kemerdekaan pada 16 Agustus 1945. Sebelumnya, pada iKfM Agustus 1945 proklamasi kemerdekaan telah dinyatakaitjH di Cirebon. Boleh dikatakan, Cirebon dan Rengasdengklok' lebih dulu merdeka.
Catatan Bibliografi : halaman. 200 - 206
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
0220201017 KH 959 803 HEN t Baca di tempat UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Tandon Tandon
0220201018 KH 959 803 HEN t Baca di tempat UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000539773
005 20201125082444
007 ta
008 200204################g##########0#ind##
020 # # $a 9786021258231
035 # # $a 0010-0220000026
040 # # $a SBPKHAT$b ind$e rda
041 # # $a ind
043 # # $a a-io---
082 # # $a 959 803
084 # # $a KH 959 803 HEN t
100 # # $a Hendri F. Isnaeni
245 # # $a 17 fakta mencengangkan di balik kemerdekaan Indonesia /$c Hendri F. Isnaeni ; penyunting, Ridoni Daniel Bukit
250 # # $a Cetakan pertama
264 # # $a Jakarta :$b Change Publisher,$c 2013
300 # # $a viii, 270 halaman : $b ilustrasi : foto ; $c 22.5 cm
336 # # $a Teks$2 rdacontent
337 # # $a Tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a Volume$2 rdacarrier
504 # # $a Bibliografi : halaman. 200 - 206
520 # # $a Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 bisa jadi jalan tengah dari tarik-menarik keinginan antara kaum muda dan Sukarno-Hatta. Kaum muda, yang lebih dulu mengetahui kekalahan Jepang, mendesak Sukamo-Hatta; segera menyatakan kemerdekaan "hari ini juga" (15 atau 16 Agustus 1545). Sementara Sukarno-Hatta ingin proklamasi kemerdekaan melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Tarik-menarik keinginan itu tidak hanya mendorong para pemuda menculik Sukarno-Hatta ke Rengasdengklok. Tetapi, membuat para pemuda bertindak , lebih jauh lagi. Sementara Sukarno-Hatta "ditawan", para pemuda meminta camat Rengasdengklok memproklamasikan S kemerdekaan pada 16 Agustus 1945. Sebelumnya, pada iKfM Agustus 1945 proklamasi kemerdekaan telah dinyatakaitjH di Cirebon. Boleh dikatakan, Cirebon dan Rengasdengklok' lebih dulu merdeka.
700 0 # $a Ridoni Daniel Bukit
850 # # $a SBPKHAT
990 # # $a 00107/B1/PPBH/2018
990 # # $a 1915/BK1/PPBH/2018
Content Unduh katalog