Cite This        Tampung        Export Record
Judul Renungan keagamaan dan zikir kontekstual : (suplemen pendidikan Agama Islam di sekolah dan perguruan tinggi) / Prof. Dr. H. Muhaimin, M.A.
Pengarang Muhaimin, 1956- 1956- 1956- Muhaimin, (Muhaimin,)
(pengarang)
(pengarang)
(pengarang)
EDISI Cetakan ke-1, Januari 2014
Penerbitan Copyright ©2014
Deskripsi Fisik viii, 282 halaman :ilustrasi ;24 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-979-769-683-2
Subjek Pendidikan Agama Islam dalam pendidikan sekolah
Pendidikan Agama Islam dalam pendidikan perguruan tinggi
Abstrak Proses beragama seseorang dimulai dari interpretasi, kemudian internalisasi dan dilanjutkan dengan eksternalisasi. Renungan keagamaan merupakan proses interpretasi seseorang terhadap ajaran dan nilai-nilai agama yang terkandung dalam kitab suci dan sunnah/hadits Nabi saw. Sedangkan zikir kontekstual merupakan upaya internalisasi dari hasil interpretasi, sehingga ajaran dan nilai agama tidak hanya berada di otak atau akal pikirannya, tetapi sekaligus merasuk ke dalam qalbu, yang pada gilirannya diartikulasikan dan diekspresikan dalam sikap dan perilaku beragama, baik mpada ranah personal, komunal, sosial atau publik maupun ranah negara dan ranah global, sebagai perwujudan dari proses eksternalisasi. Membaca buku ini insya Allah dapat membangun sikap dan perilaku keberagaman yang rahmatan lil-alamin yang diperlukan di tengah masyarakat yang plural dan multikultural.
Mengapa perlu pengembangan pendidikan agama Islam di sekolah atau di perguruan tinggi? Perlu di ingat bahwa pendidikan agama hanya dua sampai tujuh
Catatan Bibliografi : halaman 273-280
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
1020220440 297.731 MUH r Baca ditempat UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Tandon Tersedia
1020220441 297.731 MUH r Dapat dipinjam UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Baca Umum Tersedia
1020220442 297.731 MUH r Dapat dipinjam UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000616754
005 20221019095014
006 aa g b 000 0
007 ta
008 221019t2014 jkia g b 000 0 ind
020 # # $a 978-979-769-683-2
035 # # $a 0010-1022000067
040 # # $a SBPKHAT$I nd$r da
041 # # $a Ind
082 0 4 $a 297.731$2 [23]
084 # # $a 297.731 MUH r
100 0 # $a Muhaimin, $d 1956- $e pengarang$d Muhaimin, $d 1956- $e pengarang$e Muhaimin, $d 1956- $e pengarang
245 1 0 $a Renungan keagamaan dan zikir kontekstual : $b (suplemen pendidikan Agama Islam di sekolah dan perguruan tinggi) /$c Prof. Dr. H. Muhaimin, M.A.
250 # # $a Cetakan ke-1, Januari 2014
264 # 4 ,$c Copyright ©2014
300 # # $a viii, 282 halaman : $b ilustrasi ; $c 24 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
504 # # $a Bibliografi : halaman 273-280
520 3 # $a Mengapa perlu pengembangan pendidikan agama Islam di sekolah atau di perguruan tinggi? Perlu di ingat bahwa pendidikan agama hanya dua sampai tujuh jam pelajaran per minggu walaupun demikian ini merupakan for pendidikan / kurikulum. Orang tua memiliki hak free Rogatis untuk membeli sekolah bagi anak anaknya. Sekolah yang berkualitas semakin cari dan yang mutunya rendah akan ditinggalkan ini hampir di setiap kota di Indonesia. Pendidikan agama Islam pada dasarnya merupakan upaya normatif (sesuai dengan ajaran, nilai nilai dan norma norma Islam) untuk menolong / membantu proses perkembangan ke beragama An seseorang sebagai manusia dan / atau keberagaman satuan sosial sebagai kehidupan masyarakat ke tingkat keberagaman yang lebih tinggi, baik dan benar. Karena pada manusia itu ada potensi yang dikembangkan untuk menjadi manusia, maka untuk membantu / menolong seseorang manusia dengan baik Pendidik harus memahami konsep atau hakikat manusia filsafat pendidikan Islam, mengetahui potensi potensi manusia (psikologi), manusia sebagai anggota masyarakat atau sosiologi dan seterusnya. di Era Globalisasi ini sekolah sekolah yang bermutu dan memberi muatan agama lebih banyak ternyata menjadi pilihan pertama bagi pendidikan keagamaan tersebut untuk menangkal pengaruh negatif daerah Globalisasi. Selama ini banyak orang mempersepsi lihat dari dimensi yang tampak, bisa diukur dan dikuantifikasikan, , terutama perolehan nilai dan kondisi sekolah. Padahal ada dimensi lain yaitu Sof yang mencakup nilai nilai, keyakinan, budaya dan norma perilaku yang disebut sebagai the shion lebih berpengaruh terhadap kinerja individu dan organisasi sekolah hingga menjadi unggul.
520 3 # $a Proses beragama seseorang dimulai dari interpretasi, kemudian internalisasi dan dilanjutkan dengan eksternalisasi. Renungan keagamaan merupakan proses interpretasi seseorang terhadap ajaran dan nilai-nilai agama yang terkandung dalam kitab suci dan sunnah/hadits Nabi saw. Sedangkan zikir kontekstual merupakan upaya internalisasi dari hasil interpretasi, sehingga ajaran dan nilai agama tidak hanya berada di otak atau akal pikirannya, tetapi sekaligus merasuk ke dalam qalbu, yang pada gilirannya diartikulasikan dan diekspresikan dalam sikap dan perilaku beragama, baik mpada ranah personal, komunal, sosial atau publik maupun ranah negara dan ranah global, sebagai perwujudan dari proses eksternalisasi. Membaca buku ini insya Allah dapat membangun sikap dan perilaku keberagaman yang rahmatan lil-alamin yang diperlukan di tengah masyarakat yang plural dan multikultural.
650 # 4 $a Pendidikan Agama Islam dalam pendidikan perguruan tinggi
650 # 4 $a Pendidikan Agama Islam dalam pendidikan sekolah
850 # # $a SBPKHAT
990 # # $a 18020/B2/PPBH/2015
990 # # $a 18021/B1/PPBH/2015
990 # # $a 18022/B3/PPBH/2015
Content Unduh katalog