Cite This        Tampung        Export Record
Judul Meneladani berbisnis ala Rasulullah SAW / Prof. Dr. Drs. Veithzal Rivai Zainal, B.Sc., MM., MBA., CRGP., CRMP., Nora Sri Hendriyeni Ph.D., MM., CA., dan Marwini, S.H.I., M.A., M.S.I
Pengarang Veithzal Rivai Zainal (penulis)
(penulis)
(Veithzal Rivai Zainal)
Nora Sri Hendriyeni Ph.D., MM., CA (penulis)
Marwini, S.H.I., M.A., M.S.I (penulis)
EDISI Edisi pertama
Penerbitan Sidoarjo : Indomedia Pustaka, 2022
Deskripsi Fisik xiv, 566 halaman ;24 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-623-414-060-6
Subjek Ekonomi Islam
Berbisnis Islam
Berbisnis ala Rasulullah
Abstrak Perniagaan atau bisnis merupakan suatu kegiatan yang sangat terhormat di dalam ajaran Islam, karena itu sangat banyak ayat Al-quran dan hadits Nabi yang menyebut dan menjelaskan norma-norma perniagaan. Apabila telah kita dipahami bahwa hukum asal setiap perniagaan adalah halal, maka hal yang semestinya dikenali ialah hal-hal yang menjadikan suatu perniagaan diharamkan dalam Islam. Oleh karena itu, hal-hal yang menyebabkan suatu transaksi dilarang sedikit jumlahnya. Berbeda halnya dengan perniagaan yang dibolehkan yang jumlahnya tidak terbatas. Dalam dunia usaha kita tentu mengenal dua pasang yang senantiasa berpasangan, yaitu keuntungan dan kerugian. Maka pertanyaan yang sepatutnya direnungkan ialah: Siapakah yang berhak mendapatkan keuntungan (materi) dalam syari'at islam? Jawabannya: Yang berhak mendapat keuntungan ialah orang yang siap menerima kenyataan dunia usaha apa adanya. Bila dunia usaha merugi, maka ia siap menanggungnya dan bila menguntung, maka ia pun dengan senang hati menerimanya. Dengan ada
Catatan Bibliografi561-569
Bahasa Indonesia
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07202401162 297.273 VEI m Baca di tempat UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Tandon Tersedia
07202401163 297.273 VEI m Dapat dipinjam UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Baca Umum Tersedia
07202401164 297.273 VEI m Dapat dipinjam UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001165539
005 20240731100937
007 ta
008 240731s2022####jii####g||####||####ind|#
020 # # $a 978-623-414-060-6
035 # # $a 0010-0724000369
040 # # $a SBPKHAT$b ind$e rda
041 # # $a Ind
043 # # $a a-io-sb
082 # # $a 297.273
084 # # $a 297.273 VEI m
100 # # $a Veithzal Rivai Zainal $e penulis$e Veithzal Rivai Zainal $e penulis
245 # # $a Meneladani berbisnis ala Rasulullah SAW /$c Prof. Dr. Drs. Veithzal Rivai Zainal, B.Sc., MM., MBA., CRGP., CRMP., Nora Sri Hendriyeni Ph.D., MM., CA., dan Marwini, S.H.I., M.A., M.S.I
250 # # $a Edisi pertama
264 # # $a Sidoarjo :$b Indomedia Pustaka,$c 2022
300 # # $a xiv, 566 halaman ; $c 24 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
504 # # $a Bibliografi$b 561-569
520 # # $a Perniagaan atau bisnis merupakan suatu kegiatan yang sangat terhormat di dalam ajaran Islam, karena itu sangat banyak ayat Al-quran dan hadits Nabi yang menyebut dan menjelaskan norma-norma perniagaan. Apabila telah kita dipahami bahwa hukum asal setiap perniagaan adalah halal, maka hal yang semestinya dikenali ialah hal-hal yang menjadikan suatu perniagaan diharamkan dalam Islam. Oleh karena itu, hal-hal yang menyebabkan suatu transaksi dilarang sedikit jumlahnya. Berbeda halnya dengan perniagaan yang dibolehkan yang jumlahnya tidak terbatas. Dalam dunia usaha kita tentu mengenal dua pasang yang senantiasa berpasangan, yaitu keuntungan dan kerugian. Maka pertanyaan yang sepatutnya direnungkan ialah: Siapakah yang berhak mendapatkan keuntungan (materi) dalam syari'at islam? Jawabannya: Yang berhak mendapat keuntungan ialah orang yang siap menerima kenyataan dunia usaha apa adanya. Bila dunia usaha merugi, maka ia siap menanggungnya dan bila menguntung, maka ia pun dengan senang hati menerimanya. Dengan adanya perintah membelanjakan harta di jalan Allah swt., anjuran bersedekah dan larangan melakukan riba, tidak boleh tidak manusia harus berusaha memelihara dan memperkembangkan hartanya serta tidak menyia-nyiakannya sesuai dengan ketentuan ketentuan Allah swt. Hal ini menunjukkan bahwa harta itu sendiri bukan sesuatu yang dibenci Allah dan dicela agama Islam. Buku ini disajikan dengan pendekatan praktik Rasulullah dalam berniaga, sebagaimana tertera dalam Al-Qur'an dan Hadits Nabi Muhammad SAW, sehingga semua pihak merasa dipuaskan dalam konteks bergaul yang ber-alkhaqul karimah; baik dari sisi pengusaha maupun dari sisi konsumen. Berbisnis secara Islami ini untuk semua orang, semua pihak akan merasa puas, ikhlas, dikarenakan tidak ada yang merasa dirugikan lantaran semua kegiatan dilakukan dalam konteks ibadah.
521 # # $a Umum
650 # # $a Berbisnis ala Rasulullah
650 # # $a Berbisnis Islam
650 # # $a Ekonomi Islam
700 # # $a Marwini, S.H.I., M.A., M.S.I$e penulis
700 # # $a Nora Sri Hendriyeni Ph.D., MM., CA$e penulis
850 # # $a SBPKHAT
990 # # $a 2002/BU1/PPBH/2024
990 # # $a 2003/BU2/PPBH/2024
990 # # $a 2004/BU3/PPBH/2024
Content Unduh katalog