Cite This        Tampung        Export Record
Judul Implementasi pemerintahan nagari berdasarkan hak asal-usul adat Minangkabau / H. Musyair Zainuddin
Pengarang Musyair Zainuddin, (Musyair Zainuddin,)
(Pengarang)
(Pengarang)
EDISI [Tidak teridentifikasi]
Penerbitan Yogyakarta : Ombak, 2008
Deskripsi Fisik xiii, 157 halaman ;21 cm.
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-979-3472-95-9
Subjek Administrasi Desa--Sumatera Barat
Administrasi Pedesaan--Sumatera Barat
Abstrak Buku ini membahas pemerintahan nagari sebagai bentuk pemerintahan masyarakat Minangkabau yang memiliki hubungan erat dengan adat, struktur sosial, dan hak asal-usul masyarakat setempat. Buku ini menempatkan nagari bukan semata-mata sebagai satuan administratif pemerintahan, melainkan sebagai kesatuan masyarakat hukum adat yang memiliki tata kehidupan, kepemimpinan, aturan, dan nilai-nilai yang berkem¬bang berdasarkan adat Minangkabau.Pembahasan buku berfokus pada hak asal-usul yang menjadi dasar keberadaan dan penyelenggaraan pemerintahan nagari. Hak tersebut berkaitan dengan kedudukan adat Minangkabau serta unsur-unsur sosial yang membentuk kehidupan nagari. Dalam konteks ini, kepemimpinan tradisional, khususnya peranan niniak mamak dan penghulu, menjadi bagian penting dalam memahami hubungan antara struktur adat dan peme¬rin¬ta¬han nagari. Buku ini juga menggambarkan nagari sebagai bentuk organisasi masya¬ra¬kat yang memiliki karakter demokratis dan sering dipahami sebagai “republik-republik kecil” dalam tr
Catatan Bibliografi : halaman 152-156
Bahasa Indonesia
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
0720250476 KH 320.959 813 MUS i Baca di tempat UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Koleksi Referensi Tersedia
0720250110 KH 320.959 813 MUS i Baca di tempat UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta - Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001166586
005 20260923092924
007 ta
008 260923t2008####yoi####g############ind##
020 # # $a 978-979-3472-95-9
035 # # $a 0010-0725000172
040 # # $a SBPKHAT$b ind$e rda
041 # # $a ind
043 # # $a a-io-sb
082 # # $a 352.17$2 [23]
084 # # $a KH 352.17 MUS i
100 # # $a Musyair Zainuddin,$e Pengarang$e Musyair Zainuddin,$e Pengarang
245 1 # $a Implementasi pemerintahan nagari berdasarkan hak asal-usul adat Minangkabau /$c H. Musyair Zainuddin
250 # # $a [Tidak teridentifikasi]
264 # # $a Yogyakarta :$b Ombak,$c 2008
300 # # $a xiii, 157 halaman ; $c 21 cm.
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
504 # # $a Bibliografi : halaman 152-156
520 # # $a Buku ini membahas pemerintahan nagari sebagai bentuk pemerintahan masyarakat Minangkabau yang memiliki hubungan erat dengan adat, struktur sosial, dan hak asal-usul masyarakat setempat. Buku ini menempatkan nagari bukan semata-mata sebagai satuan administratif pemerintahan, melainkan sebagai kesatuan masyarakat hukum adat yang memiliki tata kehidupan, kepemimpinan, aturan, dan nilai-nilai yang berkem¬bang berdasarkan adat Minangkabau.Pembahasan buku berfokus pada hak asal-usul yang menjadi dasar keberadaan dan penyelenggaraan pemerintahan nagari. Hak tersebut berkaitan dengan kedudukan adat Minangkabau serta unsur-unsur sosial yang membentuk kehidupan nagari. Dalam konteks ini, kepemimpinan tradisional, khususnya peranan niniak mamak dan penghulu, menjadi bagian penting dalam memahami hubungan antara struktur adat dan peme¬rin¬ta¬han nagari. Buku ini juga menggambarkan nagari sebagai bentuk organisasi masya¬ra¬kat yang memiliki karakter demokratis dan sering dipahami sebagai “republik-republik kecil” dalam tradisi pemerintahan Minangkabau.Selanjutnya, buku menguraikan pentingnya menghidupkan kembali fungsi dan nilai adat dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari. Pelaksanaan pemerintahan tidak hanya diarahkan pada aspek administratif, tetapi juga pada upaya menjaga keberlangsungan adat, hubungan kekerabatan, kepemimpinan masyarakat, serta pengelolaan kehidupan bersama berdasarkan nilai-nilai yang telah diwariskan. Dengan demikian, pemerintahan nagari dipahami sebagai ruang pertemuan antara sistem pemerintahan formal dengan sistem sosial dan adat Minangkabau.Secara keseluruhan, buku ini memberikan gambaran mengenai hubungan antara pemerintahan nagari dan hak asal-usul adat Minangkabau serta persoalan penerapan¬nya dalam kehidupan masyarakat. Buku ini relevan sebagai rujukan bagi kajian pe¬me¬rin¬tahan lokal, hukum adat, antropologi, sejarah dan kebudayaan Minangkabau, serta hubungan antara kelembagaan formal dengan kelembagaan adat. Dengan pemba¬hasan¬nya mengenai nagari, kepemimpinan niniak mamak, dan keberlanjutan adat, karya Musyair Zainuddin membantu memahami karakter khas pemerintahan masyara¬kat Minangkabau di Sumatera Barat.
600 # 4 $a Administrasi Desa--Sumatera Barat
651 # 4 $a Administrasi Pedesaan--Sumatera Barat
850 # # $a SBPKHAT
990 # # $a 0057/BH1/PPBH/2023
990 # # $a 0639/PPBH/2011
Content Unduh katalog